The Writer

ANDRY DILINDRA : i'm SUPERHUMAN.


The Portfolios

FOTO

MY DAILY LIFE


The Fellows
Anggit
Alid
Aliff
Boncoss
Bintang
Cipluk
Chia
Chaos
Cinta_Biru
DDS
Dea
Deppii
Dewi FunnyFunky
Dhank
Diday
Dadoeng
Ellya
Finia
Fina
FaNNie
fERDI:)
Imponk
Lia
Lurino
Mita
Nnyn
Pa'de
Pije
PINKY
Ruri
Someone =')
S@yed
Teddy
Tuteh
Upi

The Support Link

Solidaritas untuk anak Indonesia

Tuesday, January 09, 2007

Here I am...

kangen juga sudah lama tidak meng'update' blog ini...
hampir setahun... dan kurun waktu setahun itu banyak hal terjadi dalam diri saya yang berlalu begitu saja tanpa sempat saya kemasi kata per kata nya untuk dijabarkan di blog ini...

tapi saya jauh lebih bahagaia sekarang... Terimakasih TUHAN...



catatankaki posted @ 8:05 PM


****

Wednesday, March 22, 2006







An'Nissa


Air mata mu yang mengkristal telah ku simpan dalam surat tercantik...
di sebuah kitab suci, tentang perempuan.
Kutunggu ia mencair hingga melunturkan tulisannya.
kau rekat di dalamnya.



catatankaki posted @ 12:13 AM


****

Sunday, February 26, 2006



Bukan perkara uang!


Siti hawa lembut menatap dua bola mata adam, karena ada gemuruh di dadanya, berdebar rasanya. Lalu adam diisyaratkan sebagai pria tercinta di relung hatinya. Ini perkara cinta, bukan soal uang!


Turun temurun anak cucu adam lahir, ada yg benarbenar (jatuh) cinta, ada yg purapura (jatuh) cinta. Selebihnya mereka yg cinta atas nama dollar dan rupiah. Ah, kasian jika Siti Hawa mengetahui tabiat anak cucunya...



catatankaki posted @ 6:14 PM


****

Saturday, February 25, 2006



Kabar duka sebangsa


Gambar 3 bocah berusia tanggung di layar TV terpantul di basah bola matanya. Sebab sudah tak ada lagi berita indah yg dpt disampaikan. "Di Langkat, Sumatera Utara, satu keluarga menderita polio, mengakibatkan 3 bersaudara itu tidak bisa menikmati keceriaan berlarilari dan bermain bola layaknya anakanak seusia mereka" seorang presenter TV coba menyampaikan sebuah berita luka tentang saudara sebangsanya.


-Duren Sawit, Feb 2006-



catatankaki posted @ 5:15 PM


****



Bukan Fatamorgana!


Saya sudah kembali lagi, ke tanah basah yg mengering sebelum terinjak. Di jauh tatap ini semua terasa begitu biasa, tak ada lagi yg istimewa. Jika pagi selalu indah dengan bias mentarinya yg memancar merona di balik siluet angkasa, maka kali ini semua terasa hampa... yakin ini bukan sebuah fatamorgana; ini nyata adanya.



catatankaki posted @ 5:09 PM


****



No body perfect!


Jalan2 ke beberapa blog (kegiatan dunia maya yg sudah lama saya tinggalkan), rasanya menyenangkan, sekaligus menambah teman dan wawasan. Saya sempat tersenyum membaca salah satu blog. Sedikit menggelitik ketika seseorang berandai2 menempatkan posisi seseorang dalam diri org lainnya. "aduh, enak bgt yah punya mama kaya mama kamu, bisa masak, ga ngabisin duit bokap lo, jarang marah2...". Jawaban simple nya adalah "Jadi anak nyokap gw aja...". Hal serupa kadang juga terjadi dengan kondisi pacar seseorang, "wah co lo jantan bgt sih, jam 3 subuh ngaterin elo pulang abis dugem dan mabok ke rumah..., co gw mah mana pernah tuh...".


Yeah right, ga pernah puas memang udah ciri manusia pada umumnya (di Al'Quran pun ini pernah diriwayatkan). Bila seseorang diberikan satu bukit emas, maka ia akan memohon untuk diberi bukit emas lainnya.


Yah, hidup banyak pilihan kok, klo merasa pacar seseorang lebih hebat dar pacar anda sekarang, putusin ajah, turus jadian deh sama pacar org yg hebat itu, sooner or later anda pasti menemui banyak kekurangannya, karena no body perfect bung!




catatankaki posted @ 4:50 PM


****

Saturday, January 28, 2006

Akad Nikah ;


Lalu pria itu menarik bangku tak jauh dari meja dan calon mertuanya. Penghulu tidak hentihentinya melirik arloji di lengan kanannya (ada akad lagi di tempat berbeda setelah ini).


"saya terima nikahnya perempuanku dengan kebiasaan bangun siangnya, pelupanya, tak bisa memasaknya, tidur mendengkurnya, sering marahmarahnya, sikap lembutnya, pencemburuannya, suka dimanjanya, suara falsnya, jerawat batunya, hitam kulitnya binti cinta di dengung nafasnya, dan ikhlas menafkahinya dengan seperangkat doa ibu bapak ku tercinta tunai!"


Penghulu tersadar dan SAH katanya...
perempuan tersedu, lelaki terisak; ini tangis yg keseribu, seingatku...



catatankaki posted @ 8:56 PM


****

Sunday, January 15, 2006

A Journey
Image hosted by Photobucket.com


Mencoba foto abstrak yg entah apa maksudnya. Mungkin mirip dengan perasaan saya saat ini. Mungkin cemas, ragu, rindu atau apa itu namanya, saya sulit sekali menjabarkannya. Yang saya tahu, ini cinta yg mampu meluluh lantakkan segala yg saya punya, termasuk rasa. Jika saja saya mampu menampung air mata ini, saya yakin sekali deras arusnya bisa menembus senja yg resah di redup warna merah cakrawala.


Buat seseorang disana, saya ingin mengucapkan banyak terimakasih, atas pelajaran hidup setahun kemarin yg saya terjemahkan sebagai seorang guru yg bijaksana. Kmu tetap terindah yg pernah ada. Di tiap sudut tatapku, kau telah menjelma sosok cantik dari yang tercantik.



catatankaki posted @ 8:04 PM


****

My Saturday Nite


Banyak yang melewatkan mlm minggu di luar rumah, dengan teman, atau pasangannya. sekedar nongkrong di kafe, nonton di 21 atau party. Malam itu, saya lebih memilih untuk menghabiskan waktu seharian di kos. Sekedar beristirahat, sambil sesekali mengulang masa lalu. Membaca koran sabtu di meja ruang tamu kos yang seingat saya taplaknya masih sama dengan taplak awal saat saya mulai kos disitu 7 thn lalu. Bercanda dengan anak ibu kos, ngobrol dengan bapak kos, menonton TV bersama sambil makan pisang rebus hangat buatan ibu kos. sisanya, saya isi dengan banyak melamun, ttg hal2 indah yg banyak dimiliki org lain (tdk saya), tapi toh hidup masing2 org sudah ditakar sama yang diatas, tergantung bagaimana kita menjalaninya. Mencari materi dengan kerja keras dan doa, Sebab, hitungan manfaat itu bukan dari kadar banyaknya, tapi dari kadar berkahnya.


Ditengah2 lamunan, beberapa teman mencoba menghubungi saya, lewat sms atau tlp. Sms tdk saya balas, tlp saya jwb sekedarnya. Lamunan kembali saya lanjutkan, kali ini, di teras depan kosan yg dipagari pot bunga mungil miliki bapak kos. duduk di ayunan, memandang langit yang saat itu buram warnanya. menghitung daun kering disekitar; 1, 2, 3, 4 dan seterusnya. Jujur, saya bahagia dgn apa yg saya punya, termasuk segala keterbatasan saya. Satu hal yang saya yakini, bahwa bahagia dan kesenangan tidak harus dicari. dia tidak ada di party-party atau di botol-botol wisky, pun tak ada di tawa2 renyah perempuan sintal atau di tempat-tempat mewah. Dia ada disini, di dalam hati, tak usah dicari, dia akan datang dengan sendirinya.



catatankaki posted @ 7:58 PM


****

Friday, January 13, 2006

Ambulancen


Image hosted by Photobucket.com


Satu lagi rujukan film menarik untuk anda tonton. Film Denmark berjudul "Ambulancen" ini berkisah tentang dua kakak beradik yg merampok sebuah bank lokal untuk membiayai operasi ibunya. Awalnya sih berjalan mulus, hingga sang adik tanpa sengaja meletuskan pistolnya dan memancing polisi setempat mendatangi TKP. Inti dr film ini dimulai ketika dua kakak beradik ini kabur dengan melarikan sebuah mobil ambulan yang terparkir tdk jauh dari bank tersebut. Yang menarik adalah, ambulan yg dilarikan berisi seorang perawat dan satu pasien serangan jantung.


jika anda tipe org yg cepat bosan, jgnlah menonton film ini. Karena sepanjang film yang disuguhkan hanyalah adegan kejar2an di jalan dan adegan di mobil ambulan, membosankan memang. Tapi, ada beberapa bagian menarik lainnya. Seperti, sang adik ternyata tipe melankolis. Sang kakak ternyata merampok bank bukan karena niatnya yg tulus membantu ibunya. Atau beberapa adegan menyentuh lainnya, yg disajikan dgn cukup menarik. Film ini menang di beberapa kategori festival film indie thn lalu.



catatankaki posted @ 9:48 PM


****